Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Sputnik-V buatan Rusia. Apa efek sampingnya? Berdasarkan uji klinis tahap tiga vaksin Sputnik-V memberikan efikasi atau kemanjuran sebesar 91,6% dengan rentang confidance interval 85,6% hingga 95,2%. Berdasarkan hasil kajian terkait dengan keamanannya, efek samping dari penggunaan Vaksin COVID-19 Sputnik-V merupakan efek samping dengan tingkat keparahan ringan atau sedang. Hasil ini dilaporkan pada uji klinik Vaksin COVID-19 Sputnik-V (Gam-COVID-Vac) dan uji klinik vaksin lainnya dari teknologi platform yang sama. “Efek samping paling umum yang dirasakan adalah gejala menyerupai flu (a flu-like…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta – Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, selain testing epidemiologi yang masih rendah, penolakan masyarakat terhadap vaksin juga jadi kendala penanganan Covid-19.”Masih terdapat masyarakat yang menolak divaksinasi,” ujar Luhut dalam Seminar Nasional PPRA LXII T.A 2021 Lembaga Ketahanan Nasional RI yang ditayangkan di kanal Youtube Lemhannas RI pada, Rabu (25/8/2021). Mengutip survei Charta Politika yang dipaparkan Luhut, responden yang menolak vaksinasi Covid-19 mencapai 23,9%. Sementara itu yang bersedia sebanyak 72,4%.”Nah ini saya mohon kita semua untuk menyosialisasikan. Memang ada sebagian dari 23,9% ini yang takut disuntik. Tapi kita lihat orang…
Jakarta – Jumlah vaksin yang digunakan Indonesia melawan Covid-19 bertambah. Terbaru, BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) pada vaksin Sputnik V buatan Rusia. Vaksin COVID-19 Sputnik-V merupakan vaksin yang dikembangkan oleh The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology di Russia yang menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector (Ad26-S dan Ad5-S). Vaksin ini didaftarkan oleh PT Pratapa Nirmala sebagai pemegang EUA dan bertanggung jawab untuk penjaminan keamanan dan mutu vaksin ini di Indonesia.Vaksin Sputnik-V digunakan dengan indikasi pencegahan COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 untuk orang berusia 18 tahun ke atas. Vaksin diberikan secara injeksi intramuscular (IM) dengan dosis 0,5 mL untuk…