Jakarta – Sejak beberapa waktu terakhir, beredar aplikasi kloningan WhatsApp bernama WA Mod. Aplikasi tersebut merupakan versi modifikasi dari aplikasi resminya, dan salah satunya bernama WhatsApp Plus. Namun WhatsApp Plus menyimpan bahaya pada ponsel yang menggunakannya. Bahkan WhatsApp tidak mendukung penggunaan aplikasi pihak ketiga itu. “WhatsApp tidak mendukung aplikasi pihak ketiga karena kami tidak dapat memvalidasi praktik keamanannya,” kata WhatsApp dalam laman FAQ, dikutip Kamis (30/9/2021). Selain soal keamanan, mereka yang tetap menggunakan aplikasi seperti WhatsApp Plus juga terancam tak bisa menggunakan WhatsApp lagi. Sebab perusahaan mengancam akan memblokir pengguna dari sementara hingga parahnya bisa secara permanen. WhatsApp menyatakan jika…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta – China bisa menghasilkan listrik dari ‘matahari buatan’ dalam satu dekade, jika proyek tersebut mendapatkan persetujuan akhir dari pemerintah. Profesor Song Yuntao salah satu ilmuwan utama proyek tersebut mengatakan, pembangunan reaktor fusi nuklir dapat selesai pada awal 2030-an asalkan pemerintah China memberikan dukungannya. Teknologi fusi yang juga dikenal sebagai matahari buatan, dapat menyediakan pasokan energi bersih tanpa akhir dengan mensimulasikan proses fusi nuklir di matahari. Meski demikian kompleksitas tekniknya cukup besar dan upaya internasional untuk mengembangkannya saat ini mengalami penundaan dan membuat biayanya melonjak. Dilansir dari South China Morning Post, pemerintah telah meminta para ilmuwan untuk membuat persiapan untuk China…
Jakarta – Secara mengejutkan Rusia mengancam akan memblokir Youtube di dalam negeri. Ini terjadi setelah perusahaan itu memblokir kanal berbahasa Jerman dari penyiar negara RT. Ancaman ini diumumkan pada hari Rabu (29/9/2021), Kementerian Luar Negeri Rusia menuding Rusia melakukan ‘tindakan agresi media yang belum pernah terjadi sebelumnya’. Menurut Lembaga itu kemungkinan ini dibantu oleh otoritas Jerman, yang akhirnya dibantah oleh pihak Berlin. Kementerian Rusia mengatakan penerapan tindakan pembalasan terhadap media Jerman, ‘nampaknya tidak hanya tepat namun juga perlu’. Sementara itu juru bicara Angela Merkel, Steffen Seibert mengatakan pemerintahnya ‘tidak ada hubungannya dengan’ langkah Youtube dan memperingatkan Moskow pada potensi pembalasan…