Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kesehatan mengingatkan wilayah di luar Jawa-Bali memiliki potensi kenaikan kasus. Ini kemungkinan terjadi dalam 3-4 minggu kemudian. Terkait hal ini, pihak Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada meskipun terjadi penurunan kasus di wilayahnya. Selain itu juga mengimbau tetap melaksanakan protokol kesehatan, deteksi dini, dan vaksinasi. “Masyarakat tetap waspada walaupun terjadi penurunan kasus di wilayahnya mengingat bahwa non Jawa-Bali ada potensi peningkatan 3-4 minggu. Tetap melaksanakan prokes, deteksi dini, dan vaksinasi,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia, dalam konferensi pers online, Rabu (16/2/2022). Wilayah Jawa-Bali mengalami peningkatan kasus dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah provinsi…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Covid-19 varian omicron terus menyebar di Indonesia. Kementerian Kesehatan mengingatkan cara mencegah terinfeksi dengan melaksanakan protokol kesehatan, vaksinasi, deteksi dini. Varian omicron mendominasi kasus infeksi Covid-19 pada masyarakat di Indonesia. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia menjelaskan penularan omicron 4-5 kali lebih cepat dari Delta dan membuat banyak yang terinfeksi tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan. Dia mengatakan orang yang sudah divaksinasi dan terinfeksi tidak memiliki gejala atau hanya bergejala ringan. “Vaksinasi harus dikombinasikan dengan kepatuhan prokes. Menunjukkan vaksin yang dipakai bermanfaat mencegah infeksi menjadi berat,” kata Siti Nadia, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (16/2/2022).…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pelaksanaan vaksinasi lengkap di tanah air. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat terhadap Covid-19. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan dalam aturan terbaru pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mendapatkan dosis kedua vaksin berbeda platform dari dosis sebelumnya jika belum enam bulan dari jarak penyuntikan pertama. Hal ini sesuai dengan rekomendasi dari ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization). “Hal ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin Covid-19 di daerah masing-masing,” terangnya dalam konferensi pers digital di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Adapun masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua setelah enam bulan,…

Read More