Jakarta, Dexpert.co.id – Studi baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melihat kemanjuran booster vaksin Pfizer dan Moderna sebagai booster. Ternyata kemanjuran kedua vaksin menunjukkan berkurang pada bulan keempat setelah pemberian. Studi CDC itu berasal lebih dari 241.204 kunjungan ke unit gawat darurat dan 93.408 rawat inap. Ini dilakukan pada orang dewasa yang memiliki penyakit mirip Covid-19 dari 26 Agustus 2021 hingga 22 Januari 2022. Kemanjuran vaksin itu dihitung dengan membandingkan peluas tes positif pada pasien yang divaksinasi dan tidak. Dalam periode varian omicron, kemanjuran vaksin terkait dengan unit gawat darurat dan kunjungan perawatan darurat sebesar 87%.…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Google mengumumkan bahwa mereka mengadopsi pembatasan privasi baru yang akan memangkas pelacakan aktivitas pengguna di semua aplikasi. Ini sama seperti fitur yang dibuat Apple tahun lalu, yang memaksa beberapa perusahaan mengubah praktik periklanan mereka. Mengutip CNBC Internasional, Kamis (17/2/2022), Google mengatakan sedang mengembangkan fitur yang fokus pada privasi ID iklan, serangkaian karakter unik yang dapat mengidentifikasi perangkat pengguna. ID digital di smartphone sering kali membantu perusahaan teknologi iklan melacak dan membagikan informasi tentang pengguna. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi perusahaan besar yang mengandalkan pelacakan pengguna di seluruh aplikasi, seperti induk Facebook Meta. Penyesuaian yang dibuat Apple saja disebut…
Jakarta, Dexpert.co.id – Satgas Waspada Investasi (SWI) terus berupaya mencegah kemunculan kegiatan usaha tanpa izin. Belum lama ini, SWI juga menghentikan tujuh kegiatan usaha tanpa izin dan pihak yang melakukan duplikasi atau mengatasnamakan entitas berizin yang berpotensi merugikan masyarakat. Menurut Ketua SWI, Tongam L Tobing, masyarakat perlu waspada pada penawaran yang diterima. Khususnya yang melalui Telegram karena yang ditemukan adalah investasi ilegal. “Masyarakat juga diminta untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi melalui media Telegram karena ditemukan merupakan penawaran investasi yang ilegal,” kata Tongam dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu. Dari tujuh entitas yang dihentikan, enam diantaranya adalah kegiatan Forex, Aset Crypto,…