Jakarta, Dexpert.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berinisiatif menggali potensi talenta digital Indonesia di bidang data science, artificial intelligence (AI), dan machine learning (ML) melalui BRIBRAIN Academy. Hal ini dijalankan lewat kolaborasi dengan berbagai lembaga riset, universitas, hingga komunitas. Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo mengatakan, BRIBRAIN merupakan salah satu pusat otak BRI yang berbasis AI. BRIBRAIN Academy dihadirkan sebagai program menyeluruh untuk mengembangkan inisiatif dan memupuk talenta AI. Melalui program ini pesertaakan mendapat bekal dan fungsi leadership, R&D, dukungan, dan pelatihan. “Diharapkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, BRI dapat mengembangkan kapabilitas BRIBRAIN melalui penciptaan inovasi yang value-driven, melatih, dan mempersiapkan talent pool dalam bidang AI…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Disrupsi digital dan kehadiran pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir turut mempengaruhi kebiasaan para nasabah untuk melakukan transaksi. Data terbaru Bank Indonesia (BI) menunjukkan, masyarakat semakin mengurangi transaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan beralih menggunakan transaksi secara daring. Gubernur BI Perry Warjiyo mengemukakan transaksi ekonomi dan keuangan digital terus berkembang pesat seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat. “[terutama] dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital serta akselerasi digital banking,” kata Perry, dalam konferensi pers, dikutip Minggu (20/2/2022). Data bank sentral per Januari 2022, nilai transaksi uang elektronik tumbuh 66,65% secara tahunan mencapai Rp…
Jakarta, Dexpert.co.id – Samsung masih menjadi brand ternama dari kelas Android. Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) ini juga berhasil menjadi salah satu brand yang mengirimkan paling banyak unit smart phone pada tahun 2021. Capaian itu berhasil melampaui produsen ponsel pintar iPhone buatan Apple dan beberapa brand ponsel berbasis Android seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Laporan Perusahaan Data Internasional (IDC) tahun lalu menyebutkan Samsung mengirimkan 272 juta ponsel atau memegang 20% pangsa pasar. Sementara Apple berjumlah 235,7 ponsel. Sementara dari kelas Android berikutnya adalah Xiaomi dengan 191 juta unit, Oppo sebanyak 133,5 juta unit, dan Vivo 128,3 juta unit. Secara umum,…