Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Pengusaha teknologi Rusia disebut akan meluncurkan aplikasi berbagi gambar di pasar domestik untuk membantu mengisi kekosongan karena diblokirnya aplikasi jejaring sosial, Instagram. Layanan baru yang dikenal sebagai Rossgram, akan diluncurkan pada 28 Maret 2022. Aplikasi ini akan memiliki fungsi tambahan seperti crowdfunding dan akses berbayar untuk beberapa konten, demikian ditulis situs web Rossgram, dikutip dari Reuters, Kamis (17/3/2022). “Mitra saya Kirill Filimonov dan kelompok pengembang kami sudah siap untuk pergantian ini dan memutuskan untuk tidak melewatkan kesempatan membuat aplikasi jejaring sosial populer dari Rusia yang dicintai oleh rekan-rekan kami,” kata Alexander Zobov, direktur hubungan masyarakat inisiatif, tulisnya…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Selain bisa digunakan di ponsel, WhatsApp juga memiliki versi Web. Jadi pengguna masih bisa menggunakan platform tersebut lewat perangkat seperti laptop. Seperti di aplikasi smartphone, WhatsApp Web juga punya beragam fitur yang dapat digunakan. Mungkin kamu yang sering menggunakannya juga belum mengetahui beberapa fitur diantaranya. Berikut 6 fitur diantaranya, dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber, Kamis (17/3/2022): 1. Shortcut Kamu bisa menggunakan shortcut di WhatsApp Web, dengan begitu membantu chat lebih cepat dan efisien. Berikut beberapa diantaranya, dikutip dari IndiaTVNews:Ctrl + N: Untuk chat baruCtrl + Shift + [: Untuk ke chat sebelumnyaCtrl + Shift + ]:…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Keamanan Siber Jerman, BSI (Federal Security Authority) mengeluarkan peringatan tentang produk anti-virus dari perusahaan keamanan siber, Kaspersky. Mereka menyebut perusahaan itu terlibat dalam serangan peretasan (hacking) di tengah perang Rusia-Ukraina. Merespon hal tersebut, CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky, mengirimkan surat terbuka sebagai tanggapan atas peringatan penggunaan produk Kaspersky oleh Jerman. Eugene mengatakan bahwa klaim ini adalah spekulasi yang tidak didukung oleh bukti objektif apa pun atau detail teknis. Tidak ada bukti penggunaan atau penyalahgunaan Kaspersky untuk tujuan berbahaya seperti yang dituduhkan. “Tanpa bukti tersebut, saya hanya dapat menyimpulkan bahwa keputusan BSI dibuat atas dasar politik semata,” ujar…

Read More