Jakarta, Dexpert.co.id – Ukraina baru saja mengesahkan undang-undang yang menjadi payung hukum untuk industri cryptocurrency (uang kripto) di negara tersebut. Rancangan Undang-Undang (RUU) yang diadopsi oleh parlemen Ukraina bulan lalu itu, kini telah ditandatangani menjadi Undang-Undang oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy, Rabu waktu setempat (16/3). Kementerian Transformasi Digital Ukraina menyatakan, dengan adanya aturan ini, akan memungkinkan pertukaran cryptocurrency asing dan Ukraina untuk beroperasi secara legal. Bank akan diizinkan untuk membuka akun untuk perusahaan kripto, demikian dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (18/3/2022). Aturan aset virtual menentukan status hukum, klasifikasi, dan kepemilikan aset virtual. UU tersebut juga memperkenalkan langkah-langkah pemantauan keuangan untuk aset virtual.…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, CNBCÂ Indonesia – Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 24 sudah dibuka pada Kamis (17/3/2022) kemarin pukul 10.30 WIB. Anda bisa mendaftar Kartu Prakerja gelombang 24 ini di situs resminya, yaitu www.prakerja.go.id. Pemerintah mengungkapkan bahwa program Kartu Prakerja gelombang 24 ini menyediakan kuota untuk 300 ribu penerima. Peserta yang lolos akan mendapatkan insentif yang sama dengan gelombang sebelum-sebelumnya, yaitu sebesar Rp 600.000 per bulan yang diberikan selama 4 bulan. Program Kartu Prakerja sudah dilaksanakan 23 kali sejak dibuka pada April 2020. Sejak saat itu juga, jutaan masyarakat telah bergabung menjadi peserta Kartu Prakerja. Lolos untuk mendapatkan Kartu Prakerja tentunya merupakan keinginan banyak…
Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat (AS) memberikan sejumlah peralatan dan senjata untuk Ukraina dalam perang dengan Rusia. Senjata yang diberikan juga beragam dari rudal jarak jauh hingga drone. Berikut daftar senjata dan peralatan yang diberikan AS untuk Ukraina, dirangkum dari NDTV, Jumat (18/3/2022): Rudal Jarak Jauh S-300 Ukraina memiliki kemampuan menembak jatuh pesawat Rusia dan rudal jelajah dalam jarak yang realtif dekat. Washington juga sedang mengatur untuk negara itu mendapatkan sistem yang bisa menyerang pesawat penyerang lebih jauh. Sistem itu adalah S-300 buatan Soviet/Rusia ungkap sumber militer. S-300 merupakan unit peluncur radar dan radar berbasis darat yang sepenuhnya otomatis. Serta…