Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Investor Tesla dan para analis memiliki kesempatan untuk mencecar CEO Elon Musk terkait rencana besarnya mengembangkan taksi otomatis tanpa sopir (robotaxi). Sebelumnya, unit robotaxi ‘Cybercab’ dan bus otomatis ‘Cybervan’ sudah diperkenalkan secara publik dan dilaporkan mengecewakan para investor. Pengenalan yang dilakukan Musk di atas panggung selama 20 menit dinilai tidak menjelaskan secara matang bagaimana Tesla akan memonetisasi unit Cybercab dan Cybervan untuk jangka panjang.Pasalnya, Cybercab dirancang berbeda dari robotaxi yang ada di pasaran saat ini. Unit tersebut hanya punya dua kursi dan dua pintu, sehingga tak memadai untuk ditunggangi keluarga atau kelompok teman secara beramai-ramai. Di samping…

Read More

Daftar Isi Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam jajaran 10 orang terkaya di dunia, 7 di antaranya memiliki sumber uang dari sektor yang sama, yakni teknologi. Hal ini membuktikan industri teknologi merupakan penggerak inovasi masa depan umat manusia. Di era perkembangan teknologi canggih, para pengusaha berbondong-bondong menciptakan inovasi, baik berupa aplikasi yang digunakan secara massal, hingga pembangunan infrastruktur penting seperti cloud, chip, dan data center. Secara berturut-turut, 4 orang terkaya dunia dipegang para bos-bos teknologi. Masing-masing Elon Musk (Tesla, SpaceX, X), Larry Ellison (Oracle), Jeff Bezos (Amazon), dan Mark Zuckerberg (Meta). Mereka menduduki orang terkaya di dunia versi Forbes Real Time Billionaires.…

Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Mayoritas warga Eropa menyambut rencana polisi dan tentara menggunakan kecerdasan buatan untuk memantau penduduk. Eropa padahal menerapkan aturan pelindungan data pribadi yang ketat dibanding wilayah lainnya. Berdasarkan survei IE University Madrid atas 3.000 warga Eropa, 75 persen mendukung penuh penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti pengenalan wajah (facial recognition) dan data biometrik.  “Tak jelas apakah mereka memahami dampak dari penerapan AI ini,” kata Ikhlaq Sidhu dari IE University, Uni Eropa menerapkan aturan pelindungan data yang dinamakan General Data Protection Regulation (GDPR). Aturan ini menentukan cara organisasi swasta dan publik dalam memproses dan menyimpan data. Sanksi atas pelanggaran GDPR sangat berat, yaitu 4…

Read More