Jakarta, Dexpert.co.id – Dunia bisnis yang semakin dinamis mengharuskan para pebisnis dapat cepat beradaptasi dan bergerak dengan cepat. Ditambah lagi, masa pandemi Covid-19 membuat semua kegiatan mengandalkan perangkat digital dan internet seiring terbatasnya mobilitas. Demi memudahkan adaptasi tersebut para pelaku bisnis memerlukan gadget atau gawai, salah satunya laptop. Namun, memilih laptop untuk kebutuhan bisnis bukan hal sepele. Tingginya kebutuhan ini membuat permintaan akan laptop yang nyaman semakin meningkat. Bermacam jenis laptop diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Para pelaku bisnis harus mempertimbangkan berbagai hal agar perangkat tersebut betul-betul kompatibel ketika digunakan. Demi membantu para pelaku bisnis mendapatkan perangkat laptop yang…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan anti virus Kaspersky mengaku kecewa atas keputusan Komisi Komunikasi Federal (FCC) Amerika Serikat yang memasukan mereka ke daftar hitam perusahaan. Keputusan tersebut melarang penggunaan subsidi federal terkait telekomunikasi tertentu untuk membeli produk dan layanan Kaspersky. Menurut perusahaan asal Rusia itu, keputusan yang dibuat FCC tidak didasarkan pada penilaian teknis apa pun atas produk Kaspersky, melainkan dibuat atas dasar politik. Kaspersky menyatakan bahwa larangan Pemerintah Amerika Serikat terhadap entitas federal dan kontraktor federal untuk menggunakan produk dan layanan Kaspersky tidak konstitusional, didasari tuduhan yang tidak berdasar, dan tidak memiliki bukti kesalahan publik oleh perusahaan. “Karena tidak ada bukti…
Jakarta, Dexpert.co.id – Terdapat teknik phishing yang menyebar di Facebook Messenger. Akan ada link di dalamnya dan diminta pengguna untuk tidak mengkliknya, atau akan ada dampak negatif nantinya. Pesan yang masuk ke Messenger dibuat sedemikian rupa agar tidak mencurigakan. Isi pesan tersebut adalah ‘lihat apa yang saya dapatkan’, dengan disertai link di dalamnya. Perlu diingat jangan mengklik tautan tersebut. Karena link itu akan membawa pengguna ke laman Facebook, namun bukanlah yang asli dari Meta. Laman tersebut dirancang untuk mencuri data dan memasang malware di perangkat pengguna. Selain itu juga bisa mengambil alih akun para korbannya, dikutip dari IFL Science, Senin…