Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan aplikasi pesan instan, WhatsApp Inc. kembali mengumumkan fitur baru yang dapat memasukan ribuan peserta dalam satu grup. Fitur tersebut bernama Communities. Sebelumnya WhatsApp hanya memiliki fitur obrolan grup yang dibatasi hingga 256 peserta. Selain itu, pengalaman fitur sengaja dibuat intim, yakni pengguna memerlukan nomor telepon seseorang untuk menambahkannya ke dalam grup obrolan tersebut. Namun, fitur baru ini memungkinkan ribuan orang berpartisipasi dalam komunitas yang menampung beberapa obrolan sub-grup. Idenya adalah berbagai organisasi, dari sekolah hingga bisnis yang karyawannya berkomunikasi di WhatsApp, dapat lebih mudah mengatur diskusi dan meminta admin-nya mengirim pesan ke semua orang di berbagai…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan fintech penyedia layanan gerbang pembayaran Xendit dikabarkan mengincar kepemilikan mayoritas di Bank Sahabat Sampoerna. Menurut DailySocial, Xendit berencana secara bertahap membeli saham Bank Sahabat Sampoerna hingga menguasai 51% kepemilikan di bank tersebut. Xendit tidak bersedia untuk berkomentar tentang kabar rencana akuisisi. Jika benar, aksi korporasi ini memperkuat ekspansi Xendit ke sektor finansial setelah rencana perusahaan untuk memiliki perusahaan multifinance dipublikasikan pada awal pekan ini. Dalam prospektus di media massa, PT Global Multi Finance memaparkan rencana Xendit untuk mencaplok sebagian besar saham dari perusahaan hasil merger PT Globalindo Multi Finance dan PT Emas Persada Finance. Rencananya Xendit akan menguasai 85% saham perusahaan hasil merger dan akan memperkuat kas perusahaan tersebut lewat…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk serius ingin membeli seluruh saham Twitter. Bos Tesla itu menawarkan US$54,20 per saham atau senilai US$43 miliar (Rp 618 triliun). Bahkan Elon Musk sudah punya ide agar algoritme di balik Twitter dibuka ke publik. “Twitter seharuanya menjadi semacam town square secara de facto. Hal ini sangat penting agar orang bisa mengungkapkan persepsi mereka dengan bebas tanpa batasan hukum,” ungkap Musk dalam acara TED Talk yang disiarkan di YouTube. Dalam hal perubahan spesifik, Musk mengatakan Twitter harus membuka algoritmenya dan meminimalkan intervensi yang diperlukan dalam mengawasi konten. “Setiap perubahan pada kicauan orang – apakah itu ditekankan atau…

Read More