Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk mengungkapkan akan memilih Partai Republik pada pemilihan Amerika Serikat (AS) berikutnya, padahal sebelumnya dia memilih Partai Demokrat. Pengumuman ini sebenarnya tidak mengejutkan. Pasalnya, salah satu pengusaha yang vokal mengkritik Presiden AS Joe Biden dari Partai Demokrat. Salah satu kritiknya adalah soal pajak bagi orang-orang super kaya. “Dulu Saya memilih (Partai) Demokrat, karena mereka partai kebaikan. Tetapi mereka telah berubah menjadi partai perpecahan dan kebencian, jadi saya mtidak bisa mendukung mereka dan akan memilih Republik. Sekarang, saksikan kampanye trik kotor mereka melawan Saya terungkap,” tulis Elon Musk di akun Twitter pribadinya, seperti dihimpun dari CNBC International,…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Anak perusahaan Google Rusia terancam bangkrut, setelah pihak berwenang menyita rekening banknya. Tindakan tersebut membuat perusahaan tidak mungkin untuk membayar staf dan vendor. “Tapi layanan gratis termasuk pencarian dan YouTube akan tetap beroperasi,” kata juru bicara Google, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (19/5/2022). Seperti dikabarkan unit Alphabet, seperti Google dan YouTube telah berada di bawah tekanan di Rusia selama berbulan-bulan karena gagal menghapus konten yang dianggap ilegal oleh Moskow. Perusahaan juga membatasi akses ke beberapa media Rusia di YouTube. Tapi sejauh ini Kremlin tidak memblokir akses ke layanan perusahaan. Penyitaan rekening bank Google Rusia oleh otoritas Rusia…
Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintahan Xi Jinping melarang aktivitas penambangan (mining) Bitcoin pada Juli 2021. Namun aturan ini tampaknya tak dipatuhi. Pasalnya, aktivitas itu kembali marak di China. China pernah menjadi pusat penambangan kripto terbesar di dunia. Hash rate (kekuatan pemprosesan) sempat menyentuh 65-75%. Tapi sejak dilarang dan diambil tindakan tegas oleh China tingkat hash rate kripto jatuh menjadi nol. Sekarang, penelitian baru dari Cambridge Center for Alternative Finance menunjukkan aktivitas penambangan bitcoin China telah pulih dengan cepat. Pada September 2021, China hanya menguasai 22% dari total pasar penambangan bitcoin, menurut data dari para peneliti Cambridge. Ini berarti China sekali lagi…