Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Huawei masih percaya diri menghadapi para pesaingnya. Termasuk menyebut raksasa teknologi asal Korea Selatan Samsung sebagai produsen HP kecil. Ini diucapkan CEO Huawei Consumer Business Group, Richard Yu saat berandai-andai posisi perusahaannya tanpa sanksi dari Amerika Serikat (AS). Jika itu terjadi, kemungkinan Huawei akan bersaing dengan Apple dan Samsung menjadi bagian dari produsen kecil. “Yang lain adalah pabrikan kecil, termasuk perusahaan Korea (Samsung) yang mungkin sebagian besar dijual di pasar AS dan Korea Selatan,” kata CEO Huawei Consumer Business Group, Richard Yu dikutip dari Android Authority, Jumat (8/7/2022). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Namun mungkin…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – PT Fintek Karya Nusantara atau LinkAja melakukan perubahan strategi. Selain itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) akhir Juni lalu, LinkAja dengan menunjuk jajaran direksi baru perusahaan dan menetapkan Yogi Rizkian Bahar sebagai Direktur Utama. Yogi memiliki berbekal pengalaman di bidang teknologi dan komunikasi selama lebih dari 18 tahun. Ia merupakan alumni ITB jurusanĀ Teknik Elektro dan menuntaskan gelar Master untuk Administrasi Bisnis di Dili Institute of Technology. Sebelum ditunjuk menjadi Direktur Utama LinkAja, Yogi dipercaya untuk memegang jabatan sebagai CEO PT Telekomunikasi Indonesia Internasional dengan merek dagang Telkomcel yang beroperasi di Timor Leste dari 2017 hingga…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Huawei mengklaim bisa melakukan banyak hal jika tanpa sanksi dari Amerika Serikat (AS) pada pemerintahan Donald Trump. Salah satunya menjadi produsen ponsel utama dan menjadi rival dengan raksasa teknologi lain Apple. Sanksi yang diberikan AS sudah berjalan selama empat tahun terakhir. Alasan hukuman itu karena Huawei dituding sebagai ancaman keamanan dan memiliki hubungan pemerintah China yang rentan ditekan. Hukuman tersebut pada akhirnya mengakibatkan posisi Huawei merosot dari nomor dua di industri smartphone. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Jika bukan karena intervensi dan penindasan AS pada kami, produsen ponsel utama dunia mungkin Huawei dan Apple. Saya…

Read More