Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Google diprediksi tak akan lagi mendominasi pasar iklan internet di masa depan. Sebuah laporan menyebutkan pertumbuhan pendapatan Alphabet, induk perusahaan Google, pada kuartal ini tidak sebanyak kuartal sebelumnya. Hal ini didorong persaingan ketat yang harus dihadapi layanan mesin pencarian Search. Para pengiklan juga mulai melirik perusahaan lain seperti Amazon dan TikTok, serta platform berbasis Artificial Intelligence (AI) lainnya. Pendapatan Google Search diperkirakan analis dari Visible Alpha tumbuh 11,6% pada kuartal ketiga (Q3) 2024. Angka itu masih rendah dari Q2 yang meningkat 13,8%. Awal bulan ini, firma riset eMarketer memprediksi pangsa iklan pencarian milik Google turun hingga di bawah 50% pada tahun depan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Netflix menambahkan cara baru untuk membagikan film yang tengah ditonton ke media sosial. Fitur Moments dapat membagikan scene favorit dari konten yang ada di Netflix. Bukan hanya itu, Moments juga bisa dipakai untuk menandai adegan tertentu. Saat pengguna ingin menontonnya kembali, tinggal mengaksesnya melalui tab My Netflix. “Dengan Moments, pelanggan bisa menandai adegan saat menonton dengan ponsel, menyimpan di tab My Netflix untuk mengaksesnya nanti,” tulis Netflix dikutip dari Variety, Selasa (29/10/2024). “Pelanggan juga bisa membagikan adegan favorit itu di seluruh platform seperti Instagram dan Facebook, cara mudah terlibat dengan konten favorit dan membagikannya dengan teman-teman. Kami senang bisa…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Apple bagi-bagi uang senilai US$1 miliar atau sekitar Rp 15,7 miliar. Uang itu diperuntukkan bagi peneliti keamanan yang bisa menemukan kerentanan keamanan cloud AI, Private Cloud Compute. Dalam pengumuman di blog keamanannya, Apple menyiapkan sejumlah uang untuk program semacam bug bounty. Perusahaan mencari orang-orang yang bisa membobol pertahanan layanan barunya. Salah satunya, Apple siap membayar maksimal US$1 juta pada siapa saja yang bisa menjalankan kode berbahaya dari jarak jauh di server-nya. Selain itu, produsen iPhone tersebut juga menyiapkan hadiah US$250 ribu (Rp 3,9 miliar). Ini bagi yang bisa mengekstrak informasi sensitif pengguna atau permintaan pada cloud milik perusahaan. Apple…

Read More