Jakarta, Dexpert.co.id – Central Bank Digital Currency (CBDC) alias ‘rupiah digital’ masih dimatangkan oleh Bank indonesia (BI). Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo memastikan operasional rupiah digital tidak akan mengganggu stabilitas moneter dan keuangan di dalam negeri, termasuk perbankan. “Kita harus memastikan dan kita harus meyakini CBDC terhadap stabilitas moneter dan keuangan ini minimal, ini menjadi penting. Artinya CBDC tidak membentuk instabilitas di dua sektor tadi,” jelas Dody dalam Economic Update CNBC Indonesia, Jumat (12/8/2022). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dari sisi operasionalnya, BI juga akan mengupayakan agar rupiah digital bisa terjangkau oleh masyarakat. Oleh karena itu, sebagai otoritas moneter…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Central Bank Digital Currency (CBDC) alias ‘rupiah digital’ semakin dinanti kehadirannya oleh banyak orang, agar semakin berdaulat sebagai alat pembayaran di dunia maya. Kapan terbitnya?Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menjelaskan saat ini otoritas moneter masih terus melakukan eksplorasi dan memvalidasi terhadap rupiah digital.Pasalnya kata Dody secara global, rupiah digital masih terus dibahas di dalam forum-forum resmi bank sentral, terutama forum G20. Semua negara masih terus mengembangkan CBDC ini dan masih belum ada keseragaman. Karena diharapkan CBDC bisa membantu masyarakat untuk menciptakan sistem pembayaran yang aman, cepat, transparan, dan murah.”Pengembangan CBDC secara global belum seragam,…
Jakarta, Dexpert.co.id – Investor veteran Silicon Valley, Eugene Zhang berbicara soal masa kelam startup. Termasuk meminta para perusahaan rintisan menerima keadaan jika valuasinya terpangkas. Zhang, yang merupakan investor Zoom, mengatakan aliran dana ke perusahaan seed-stage telah sampai ke level yang tidak masuk akal. Namun itu semua terjadi sebelum gejolak yang melanda dari raksasa teknologi dan sampai ke startup kecil. Pasar yang sebelumnya memanas menjadi dingin dan investor keluar di pertengahan putaran pendanaan, meninggalkan para pendiri. Saat itu semua bergeser, maka industri telah menetapkan perhitungan baru, ungkapnya. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melupakan…