Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia mendenda Google sebesar US$20.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 atau US$20 decillion (angka 33 digit) setelah raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) itu mengambil tindakan terhadap apa yang disebut propaganda Vladimir Putin. Pengacara Ivan Morozov mengatakan Google telah didenda di Rusia karena menghapus saluran TV Rusia dari YouTube. Namun, besaran denda membengkak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya selama 4 tahun terakhir, sejak kasus pengadilan dimulai di Rusia terhadap raksasa teknologi itu. Kini pelanggaran tersebut merugikan raksasa teknologi itu sebesar 2 undecillion rubel. Sebagai perbandingan, Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut PDB global diperkirakan mencapai YS$110 ribu miliar (angka 12 digit). Pakar…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menunjukkan bahwa Samudra Pasifik merupakan wilayah yang paling rentan terjadi tsunami dibandingkan perairan lain. Jika dilihat dari letak geografisnya, Samudra Pasifik berada di sebelah utara dan timur Indonesia. “Samudra Pasifik adalah wilayah paling rentan terjadi tsunami dengan persentase kejadian sebanyak 78% dari seluruh tsunami yang pernah tercatat,” lapor BMKG melalui postingan di akun Instagram, dikutip Kamis (31/10/2024). Angka 78% merupakan yang tertinggi dibanding dengan samudra lain di bumi. BMKG mencatat 9% untuk Samudra Atlantik dan Laut Karibia, 6% untuk Laut Mediterania, dan 5% untuk Samudra Hindia. BMKG menjelaskan sebagian…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Jika ada missed call dari nomor asing yang tidak Anda kenal, jangan ditelepon balik. Sebab bisa jadi itu adalah modus penipuan wangiri. Penipuan wangiri membuat orang penasaran untuk menelepon kembali panggilan tak terjawab dari nomor luar negeri yang tidak dikenal. Penipuan tersebut sudah ada sejak lama dan pertama kali muncul di Jepang sekitar tahun 2000 silam. Melansir situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (dulunya Kementerian Komunikasi dan Informatika) di Indonesia kasus serupa juga pernah terjadi pada 2016. Saat itu beberapa pelanggan operator seluler kerap menerima panggilan telepon dari luar negeri dengan kode area atau +77. Komdigi pun…

Read More