Daftar Isi Jakarta, Dexpert.co.id – Para pengguna Android dinilai kerap mengabaikan peringatan dari Google. Peringatan yang dimaksud itu berhubungan dengan konten-konten berbahaya berisi malware atauphishingyang tengah dilihat pengguna. “Anda akan melihat peringatan jika konten yang ingin Anda lihat berbahaya atau menipu. Situs-situs ini sering disebut situs ‘phishing’ atau ‘malware’,” kata Google. Dari situs-situs berbahaya itu, para pelaku serangan siber mencoba mencuri informasi dari korbannya. Berikutnya mereka akan menipu korban atau menjual informasi pada pihak lain. Pengguna diminta untuk selalu memperhatikan peringatan yang diberikan Google. Pesan itu bersifat otomatis dan deteksi phishing atau malware diaktifkan secara default. Setidaknya ada lima peringatan…
Penulis: Ardhian Valqa
Daftar Isi Jakarta, Dexpert.co.id – Demam kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membagi pendapat publik dengan berbagai pandangan. Satu hal yang masih menjadi diskursus adalah keyakinan bahwa teknologi itu akan menggantikan beberapa pekerjaan manusia. McKinsey Global Institute memprediksi ada beberapa profesi yang duluan tergantikan. Menurut laporan itu, puluhan juta orang Amerika Serikat (AS) akan menghadapi apa yang disebut transisi pekerjaan pada 2030 mendatang. Ini terjadi saat pekerjaan berubah secara signifikan atau hilang karena AI. Selain itu, otomatisasi diperkirakan bisa menggantikan tugas manusia mencapai 30% dari jam kerja dalam ekonomi AS. Wealthup melaporkan proyeksi pekerjaan yang mungkin terganggu dengan AI.…
Jakarta, Dexpert.co.id – Kewarganegaraan Amerika Serikat Elon Musk terancam dicabut. Ia juga akan dituntut pidana jika berbohong kepada pemerintah karena melanggar proses imigrasi. Musk lahir dan dibesarkan di Afrika Selatan, kemudian bermigrasi ke Kanada, sebelum akhirnya menetap di AS dan menjadi warga negara di sana. Saat ini ia telah menghabiskan lebih dari US$100 juta untuk mendukung kampanye Donald Trump dalam Pilpres AS. Namun ia secara pribadi telah menjelek-jelekkan para imigran. Analisis Bloomberg baru-baru ini menemukan bahwa Musk telah mem-posting sekitar 1.300 kali di X tahun ini tentang imigrasi dan penipuan pemilih. Banyak dari postingan tersebut mempromosikan teori konspirasi dan menyebarkan informasi yang salah…