Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Jaringan ritel video game GameStop kini menjual “voucer” kripto di sebagian outlet mereka. Ini adalah bagian dari kerja sama GameStop dengan perusahaan bursa kripto FTX. Dalam siaran pers singkat yang dirilis GameStop, detail soal kerja sama antara GameStop dan FTX tidak dipaparkan dengan spesifik. GameStop hanya menyatakan, “kemitraan ini bertujuan untuk memperkenalkan pelanggan GameStop ke komunitas FTX dan marketplace aset digital”. Sat hal konkret yang diumumkan adalah beberapa toko milik GameStop di Amerika Serikat kini menjual voucer FTX. GameStop juga ditetapkan sebagai “partner ritel pilihan” FTX di AS, yang bisa menjadi sinyal bahwa FTX berencana menjual produk-produk lain lewat GameStop. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Kerja sama dengan FTX menandai upaya GameStop untuk serius menekuni bisnis…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Para peneliti menemukan planet lain bisa menghasilkan hujan berlian. Ini dilakukan lewat simulasi keadaan di Uranus dan Neptunus. Mereka melakukan penelitian dengan plastik menciptakan presipitasi unik yang terbentuk di dalam Uranus dan Neptunus. Fisikawan di laboratorium penelitian HZDR Jerman dan salah seorang penulis studi, Dominik Kraus mengatakan presipitasi berlian berbeda dengan hujan di Bumi. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dia mengatakan pada bawah permukaan kedua planet diyakini memiliki cairan panas dan padat, tempat berlian terbentuk serta secara perlahan tenggelam ke inti berbatu lebih dari 10 ribu kilometer di bawah. Menurutnya, di sana berlian bisa membentuk lapisan besar…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Hubungan Sony dan Microsoft memanas akibat game Call of Duty. Kepala game Sony Group Corp, Jim Ryan mengatakan tawaran pembuat Xbox mengizinkan seri game tersebut tersedia untuk pengguna PlayStation dalam waktu terbatas “tidak memadai”. Microsoft mengakuisisi perusahaan developer game Call of Duty, Activision Blizzard Inc. senilai US$69 miliar pada Januari lalu. Perusahaan hanya menjanjikan mempertahankan game itu di PlayStation untuk dalam tiga tahun. “Usulan mereka tidak memadai pada banyak tingkatan dan gagal memperhitungkan dampaknya pada gamer kami,” ungkap Ryan dikutip dari Reuters, Kamis (8/9/2022). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Masalah ini terjadi saat keduanya berusaha melebarkan sayap ke…

Read More