Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Rancangan Undang-undang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP) segera disahkan. Aturan itu akan langsung berlaku namun ada waktu dua tahun sebagai masa transisi. “Jadi secara prinsip dan norma langsung berlaku. Namun DPR dan pemerintah memberikan dua tahun untuk penyesuaian,”kata Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Jumat (9/9/2022). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Menurut Semuel meskipun ada masa penyesuaian selama dua tahun bukan berarti boleh melanggar aturan UU PDP. Sebab aturan itu akan langsung berlaku setelah diundangkan. Dia menjelaskan masa transisi itu terkait kepatuhan atas administratif. Namun untuk prinsip dan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Bjorka, hacker pembobol 1,3 miliar data registrasi SIM Card, menebar ancaman akan meretas data Presiden Joko Widodo. Anggota Komisi I DPR, Rizki Aulia Rahman Natakusumah berharap hal itu tidak akan terjadi.”Dengan adanya issue sekarang beredar itu rumor ke depan membobol presiden kita harapkan tidak akan terjadi,” kata Rizki ditemui di Jakarta, Jumat (9/9/2022). Sebelumnya Bjorka dalam saluran Telegram menyebut target berikutnya adalah Presiden Jokowi. Namun dia tak menjelaskan tindakan apa yang akan dilakukan tersebut.”Kebocoran selanjutnya akan datang dari presiden Indonesia,” tulis dia.Sementara itu Rizki juga menambahkan masyarakat takut data pribadi, pemerintah dan DPR akan memberikan solusi dari…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Hacker pembobol data registasi SIM Card, Bjorka, mengumumkan pada saluran Telegram miliknya, bahwa target selanjutnya adalah Presiden RI. Belum jelas maksudnya Joko Widodo atau presiden sebelumnya. “Kebocoran selanjutnya akan datang dari presiden Indonesia,” tulis dia, dikutip Jumat (9/9/2022). Ini bukan kali pertama Bjorka berulah, ia menjadi aktor di balik bobolnya data registasi SIM Card. Kebocoran data berjumlah 1.304.401.300 diunggah oleh akun Bjorka dalam forum Breached.to. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Data sebesar 87 GB diklaim berisi NIK, nomor ponsel, provider telekomunikasi, dan tanggal registrasi. Ia menjualnya seharga US$50 ribu atau Rp 745,6 juta. Bjorka juga membagikan sampel…

Read More