Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi para lender (pemberi pinjaman) harus memahami risiko pendanaan yang macet dalam transaksi P2P lending atau pinjaman online (pinjol) merupakan risiko lender. Jika borrower tidak membayar sesuai perjanjian, maka risiko pendanaan ditanggung oleh lender. Sementara kewajiban platform P2P lending adalah melakukan upaya penagihan kepada borrower (penerima pinjaman), jika pinjaman tidak dikembalikan sesuai perjanjian. “Sebelum penyaluran pinjaman, platform P2P lending menyediakan informasi calon borrower, termasuk hasil scoringnya dan memfasilitasi asuransi kredit terutama apabila lender memilih mitigasi risiko berupa asuransi,” ujar Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot dalam keterangan kepada CNBC Indonesia, Senin (3/10/2022).…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Startup agen perjalanan online, Traveloka menutup 3 layanan mereka dalam waktu yang berdekatan. Adapun layanan yang ditutup termasuk Eats, Send, dan Mart. Namun di satu sisi startup unicorn ini juga mendapatkan suntikan dana dari investor. Kepada CNBC Indonesia, Narasumber Traveloka menjelaskan penutupan Eats dan Send menjadi bagian dari strategi bisnis dan prioritas Traveloka. “Dapat kami informasikan bahwa kami memberhentikan layanan Traveloka Eats dan Send sebagai bagian dari strategi bisnis dan prioritas perusahaan. Seiring dengan bangkitnya sektor perjalanan, kami sangat antusias menyambut hal ini kedepannya,” kata Narasumber Traveloka kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (3/10/2022). ADVERTISEMENT SCROLL…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Platform pinjaman online (pinjol) berbasis agri, TaniFund (TF), memiliki tingkat keberhasilan penyelenggara penagihan dalam jangka waktu hingga 90 hari (TKB90) sebesar 51,73 persen. Artinya yang macet mencapai 48,27 persen. Angka tersebut jauh di bawah industri. Berdasarkan Statistik Fintech OJK, sampai bulan Juli 2022, industri pinjol mencatat TKB90 sebesar 97,33 persen. Hanya sekitar 2,67 persen pendanaan yang mengalami wanprestasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun harus turun tangan. OJK meminta action plan untuk perbaikan kinerja TaniFund, dan perusahaan kini dalam pengawasan secara intensif. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Selain itu OJK juga melakukan proses pemeriksaan khusus untuk memastikan…

Read More