Jakarta, Dexpert.co.id – Funding Societies menerima tambahan modal untuk dikucurkan menjadi utang dari HSBC. Ini adalah fasilitas utang ketiga yang diterima Grup Modalku tersebut dari HSBC. Secara total, Grup Modalku telah menerima fasilitas utang senilai US$ 100 juta atau senilai Rp 1,55 triliun dari HSBC. Co-founder and Group CEO of Funding Societies, Kelvin Teo mengatakan tambahan modal untuk disalurkan membantu perusahaannya untuk mengejar pertumbuhan dan laba. “Hal ini memungkinkan kami untuk mengeksplorasi lebih jauh terkait pendanaan kredit yang terukur,” kata Teo. Modal yang dikucurkan HSBC ke Grup Modalku adalah bagian dari HSBC ASEAN Growth Fund senilai US$ 1 miliar (sekitar Rp 15,47 triliun) yang diluncurkan pada Maret…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Kemunculan platform digital mendorong banyak orang yang akhirnya menjadi content creator. Mereka memproduksi konten di platform tersebut yang ditonton lebih banyak pengguna. Para content creator juga muncul dari berbagai daerah. Fenomena tersebut bisa dilihat di platform TikTok. “Anda tinggal di desa yang mungkin listrik-nya juga terbatas. tetapi ada banyak konten-konten dihasilkan oleh warga-warga yang berada di pinggiran ini,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam sambutan Seminar Digitalisasi Penyiaran Tahun 2025-2029, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Para pembuat konten ini hanya mengandalkan satu orang. Berbanding dengan konten yang dibuat media massa TV yang mencapai puluhan orang. Namun…
Jakarta, Dexpert.co.id – Meta ketahuan mengumpulkan data pengguna secara ilegal. Bahkan, dilaporkan induk Facebook dan Instagram tersebut memberikannya pada pihak ketiga, dalam hal ini kepada pengiklan. Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan menjelaskan Facebook mendapatkan informasi dari 980 pengguna di negara tersebut. Perusahaan melakukan analisa pada aktivitas pengguna di Facebook. Dari sana, Facebook mendapatkan informasi tersebut terkait agama, pandangan politik dan seksualitas. Ada juga informasi pembelot Korea Utara hingga pengikut agama tertentu. “Ditemukan bahwa (Meta) menganalisis data perilaku pengguna seperti laman yang disukai dan iklan diklik di Facebook serta membuat dan mengelola tema iklan terkait dengan informasi sensitif,” kata lembaga itu, dikutip…