Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dianggap bukan jadi satu-satunya jalan startup untuk efisiensi. Namun ada banyak cara agar perusahaan rintisan bisa lebih efisien. Direktur Indef, Tauhid Ahmad menjelaskan bisa dilakukan mengurangi gaji direksi. Pilihan lain pendiri startup tidak mendapatkan kompensasi. “Misalnya, yang paling drastis apakah potong gaji direksi, pendiri tidak menerima kompensasi. Itu perlu dilakukan supaya ketemu angka yang rasional. Karena demand pada waktu kemarin 2021 tinggi sekali, pricing tinggi sekali padahal kondisi belum normal, duitnya masih banyak. Dananya murah. Jadi penghargaannya tinggi,” jelas Tauhid ditemui usai Forum Ekonomi Digital Kominfo, di Jakarta, Kamis (1/12/2022). ADVERTISEMENT …

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi karena rasionalisasi perusahaan. Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan beberapa waktu lalu para startup memasukkan banyak pegawai baru sebelum membutuhkannya. Saat itu perusahaan memperkerjakan banyak pegawai. Alasannya karena mereka takut kehabisan talenta digital. Namun setelah itu terjadi kondisi ekonomi yang tak menentu. Di saat bersamaan, startup menyadari bahwa tak membutuhkan beberapa talenta tersebut. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Makanya sekarang melakukan rasionalisasi. Karena takut kehabisan digital talent-nya, mereka meng-hire melebihi apa yang mereka butuhkan. Setelah terjadinya pengetatan ekonomi, ‘ternyata saya enggak butuh ini’,” kata Semuel ditemui usai…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Badai PHK menghantam hampir 60 ribu orang karyawan perusahaan teknologi dan startup sepanjang November. Angka PHK global itu menjadi yang tertinggi selama tahun ini. Menurut data dari TrueUp, sebanyak 59.710 karyawan terdampak PHK di bulan November. Jika ditotal, selama tahun 2022 sudah ada sebanyak 210.664 orang di seluruh dunia yang di PHK Berdasarkan catatan laman tersebut, November badai PHK menggulung banyak perusahaan global ternama, termasuk Twitter dan Meta. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Twitter dilaporkan memangkas karyawannya hingga setengah dari jumlah karyawan 7.500 orang, atau sebanyak 4.400 karyawan. Langkah tersebut menjadi langkah gerak cepat membenahi…

Read More