Jakarta, Dexpert.co.id – Apple membuat pengamanan ekstra bagi pengguna iPhone. Namun pembaruan ini membuat penegak hukum kelabakan.Pasalnya fitur ini membuat iPhone tiba-tiba reboot sendiri setelah tidak aktif selama beberapa hari sehingga sulit dibobol oleh penegak hukum atau tim forensik. Hal tersebut diketahui dari laporan 404 Media pada pekan lalu. Di mana iPhone yang disimpan untuk investigasi forensik tiba-tiba mengalami reboot sendiri, sehingga penegak hukum kesulitan mengumpulkan bukti dari perangkat milik tersangka.Menurut temuan peneliti Dr. -Ing. Jiska Classen dari Hass Plattner Institute, Apple diam-diam menambahkan fitur baru di iOS 18.1 yang akan me-reboot iPhone jika kuncinya tidak dibuka selama jangka waktu…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok meluncurkan fitur baru yang akan menghubungkan aplikasinya dengan layanan streaming Apple Music dan Spotify. Dengan peluncuran fitur baru “Share to TikTok”, penggemar musik dapat langsung berbagi lagu dari kedua aplikasi ke TikTok, termasuk dengan memposting ke feed For You, Stories, atau DM (pesan langsung). Konten yang dibagikan dapat mencakup trek, album, daftar putar, dan banyak lagi, dan akan ditautkan kembali ke layanan streaming musik. Hal ini memungkinkan pengguna untuk berpindah antara aplikasi musik pilihan mereka dan TikTok, tujuannya agar lebih terlibat dengan konten tersebut. Langkah ini juga dapat membantu meredakan ketegangan dengan platform streaming yang sebelumnya…
Jakarta, Dexpert.co.id – Kecerdasan buatan (AI) generatif seperti ChatGPT banyak dimanfaatkan berbagai kalangan. Termasuk para pelajar yang menggunakannya untuk mengerjakan tugas mereka. Namun ternyata masifnya penggunaan ChatGPT ini berdampak pada platform bimbingan belajar (bimbel) online seperti Chegg. Platform seperti Chegg dulunya dulunya dituju para siswa untuk meminta bantuan dalam mengerjakan tugas. Kini, perusahaan tampaknya berada di ambang kebangkrutan yang kabarnya berkaitan erat dengan munculnya ChatGPT milik OpenAI. Diperkirakan valuasi Chegg hilang US$14,5 miliar (Rp 229 triliun) karena saham perusahaan edutech yang berbasis di AS tersebut anjlok hingga 99 persen dari puncaknya pada 2021. Chegg juga kehilangan lebih dari setengah juta…