Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, CNBC Indonesia – Vietnam makin agresif membangun industri semikonduktor dan produksi chip. Produsen chip besar berdatangan mendirikan pabrik mereka di negara tetangga Indonesia tersebut. Reuters, mengutip pejabat pemerintah Vietnam, menyatakan bahwa Vietnam ingin menarik perusahaan asing untuk mendirikan tiga fasilitas utama di industri semikonduktor yaitu perakitan, pengujian dan pengemasan; produksi sirkuit (fabs); serta desain. Intel dikabarkan akan menambah investasi US$1,5 miliar mereka di Vietnam, untuk ekspansi fasilitas pengujian dan pengemasan chip mereka. Menurut Reuters, Intel berencana mengucurkan tambahan US$1 miliar. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Langkah Intel membuat posisi Intel makin sentral di jejaring rantai pasok semikonduktor global. Para produsen…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Realme meluncurkan GT Neo 5, ponsel dengan charger super ngebut 240W. Dengan kapasitas tersebut, HP ini menjadi perangkat dengan tingkat pengisian daya tercepat di pasaran saat ini. Sebelumnya, rekor ini dipegang Xiaomi Redmi Note 12 Explorer dengan pengisian daya cepat (fast charging) 210W. Selain dengan fast charging 240W, GT Neo 5 juga memiliki varian dengan pengisian 150W. Untuk varian kedua, kapasitas baterainya sedikit lebih besar. Kedua model Realme GT Neo 5 ditenagai chipset Snapdragon 8+ Gen 1. Untuk versi 240W, RAM-nya 16GB dan penyimpanannya bisa dipilih antara 256GB atau 1TB. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Sementara GT Neo 5…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi milik Amerika Serikat yang bernama HAARP ramai dikaitkan dengan gempa mematikan di Turki. Ternyata, teknologi serupa juga dikembangkan oleh pemerintah China dan Rusia. China dan Rusia bersama-sama melakukan serangkaian eksperimen kontroversial untuk memodifikasi atmosfer bumi dengan gelombang radio frekuensi tinggi. Dari instalasi Rusia yang disebut Sura Ionospheric Heating Facility dekat kota Vasilsursk, sebelah timur Moskow, para ilmuwan memancarkan gelombang radio frekuensi tinggi untuk memanipulasi ionosfer. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Sementara itu, China Seismo-Electromagnetic Satellite (CSES) bertugas mengukur efek gangguan plasma dari orbit. Dilansir dari Sciencealert, Jumat (10/2/2023) penelitian seperti ini bukan pertama kali dilakukan.…

Read More