Jakarta, Dexpert.co.id – Pada pekan lalu, internet dihebohkan sebuah video yang diunggah di YouTube oleh kartunis kawakan, Scott Adams. Netizen menganggap video tersebut sarat rasisme. Di tengah kehebohan tersebut, CEO Twitter, Elon Musk turut buka suara. Ia justru membela sang kartunis dan menuduh media massa selama ini berlaku rasis pada orang kulit putih. “Untuk waktu yang lama, media AS bersikap rasis terhadap orang non-kulit putih, sekarang mereka rasis terhadap orang kulit putih & orang Asia,” tulis Musk dalam postingan Twitter, dikutip Selasa (28/2/2023). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Hal yang sama terjadi dengan perguruan tinggi elit dan sekolah…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Gojek buka suara soal strategi promo pelanggan di tahun 2023. Presiden Unit Bisnis On Demand Services GoTo, Catherine Hindra Sutjahy, menjelaskan ke depannya pihaknya akan menggelontorkan promo yang lebih tepat sasaran. Target promo akan diberikan berbeda pada tiap pengguna. “Lebih targeted bukan hanya rekomendasi restoran. Target promo berbeda tiap pengguna. Supaya promonya lebih mengena,” jelas Catherine, ditemui dalam Konferensi Pers Gojek Outlook 2023, di Jakarta, Selasa (28/2/2023). Saat ditanya soal dampak perubahan mekanisme promo itu, dia merujuk pada kualitas pengguna. Hal ini diharapkan dapat menciptakan basis pengguna yang lebih solid. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Bukan hanya tembakin promo,…
Jakarta, Dexpert.co.id – Pada 2020 lalu, Lembaga Anti Monopoli (FAS) Rusia melayangkan gugatan ke Apple. Raksasa Cupertino tersebut dianggap menyalahgunakan dominasinya sebagai penyedia aplikasi mobile. Pasalnya, Apple dikatakan tak transparan dan kerap menolak aplikasi pihak ketiga untuk mendistribusikan layanan di sistem operasi iOS melalui toko aplikasi App Store. Setelah 3 tahun bergulir, Apple akhirnya dinyatakan kalah. Perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu terpaksa harus membayar denda sebesar 906 juta rubel atau setara Rp 183 miliar, dikutip dari Reuters, Selasa (28/2/2023). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Apple telah membayar 906 juta rubel untuk denda antitrust,” kata juru bicara FAS.…