Jakarta, Dexpert.co.id – Induk TikTok asal China, ByteDance, mengklaim valuasi perusahaan mencapai US$300 miliar atau setara Rp 4.753 triliun. Baru-baru ini, ByteDance dilaporkan mendekati para investor untuk melancarkan program pembelian kembali saham (buyback), menurut dua orang yang familiar dengan hal tersebut dan sebuah dokumen yang dilihat Reuters. ByteDance menghubungi para investor dalam beberapa pekan terakhir. Raksasa China itu menawarkan harga buyback US$180,70 per lembar saham, kata sumber dalam Harga tawaran itu meningkat 12,9% dibandingkan harga per lembar US$160 pada program buyback sebelumnya, dikutip dari Reuters, Senin (18/11/2024). Kabar soal valuasi ByteDance dilaporkan pertama kali oleh Wall Street Journal. ByteDance belum…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Prabowo Subianto terus mendorong pengembangan transformasi digitalisasi diberbagai sektor sebagai penopang ekonomi nasional. Hal ini sejalan dengan target kontribusi ekonomi digital mencapai 20,2% di 2030 mendatang. President Director NEC Indonesia, Joji Yamamoto optimistis terhadap pengembangan transformasi digital di Indonesia. Hanya saja transformasi digitalisasi RI masih menghadapi tantangan terkait konektivitas jaringan telekomunikasi mengingat kondisi geografis RI yang terdiri atas ribuan pulau. Sebagai perusahaan penyedia solusi telekomunikasi informasi dan komunikasi di Indonesia, NEC Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi dalam penyediaan jaringan telekomunikasi lewat penyediaan sistem kabel bawah laut yang telah memiliki pangsa pasar 85%. Di sisi lain, NEC juga…
Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bertemu dengan Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. Pertemuan tersebut membahas banyak hal, termasuk literasi digital untuk perempuan dan anak-anak. Menurutnya, media sosial saat ini bukan hanya berbahaya secara umum, tapi khususnya bagi perempuan dan anak-anak. Hal ini menjadi perhatian mereka, karena dari beberapa kasus yang sedang KemenPPA tangani di lapangan masalah utamanya karena penggunaan media sosial yang tidak cermat. Untuk itu, mereka akan merilis sebuah program ruang bersama bernama Merah Putih. Rencananya program tersebut akan dirilis bertepatan dengan Hari Ibu 22 Desember mendatang. “Jadi dalam ruang bersama…