Jakarta, Dexpert.co.id – Fitur Airtag yang diluncurkan Apple pada April 2021 lalu sejatinya bertujuan memudahkan pengguna untuk mencari barang yang hilang. Perangkat tersebut menggunakan teknologi yang dinamai ‘Find My’, yang terpatri pada iPhone. Jadi, pengguna membutuhkan jaringan dari iPhone untuk menemukan barang hilang yang sebelumnya sudah dipatrikan Airtag. Sayangnya, penggunaan Airtag kerap disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Pada 2021 lalu, Airtag digunakan untuk mencuri kendaraan di Kanada. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Baru-baru ini, Airtag kembali bikin heboh lantaran tiba-tiba menempel di dalam tas dua turis Australia yang hendak berlibur di Bali. Dua turis itu panik dan batal ke Pulau…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akhirnya buka suara soal kehebohan teknologi kecerdasan buatan (AI). Menurut dia, masih butuh penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apakah teknologi itu berbahaya bagi umat manusia. Namun, ia menegaskan para perusahaan teknologi harus bertanggung jawab untuk memastikan produk mereka aman sebelum merilisnya untuk publik. Biden mengakui potensi AI untuk membantu penanggulangan bencana dan mencegah pemanasan global. Namun, ia juga meminta perusahaan teknologi memikirkan risikonya terhadap masyarakat, keamanan nasional, dan ekonomi. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan dengan tim penasihat sains dan teknologi (PCAST). Ketika ditanya…
Jakarta, Dexpert.co.id – Sampai saat ini permintaan kebutuhan masyarakat dalam penggunaan ojek online (ojol) masih tinggi. Namun hal ini tidak dibarengi dengan antusiasme dari rekan-rekan pengemudi atau driver yang sudah mulai menurun. Padahal, menurut Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia Igun Wicaksono, kebutuhan dari perusahaan tidak hanya mengenai konsumen, tapi juga driver sebagai ujung tombak dari berjalannya bisnis aplikasi ride hailing seperti Grab-Gojek. Igun mengatakan kalau para driver sudah mulai menurun antusiasmenya, pastinya juga akan mengganggu ekosistem digital dalam bisnis ride hailing sendiri. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Di saat masyarakat membutuhkan pengemudi ojek online namun…