Jakarta, Dexpert.co.id – Perkembangan pesat industri mobil listrik (EV) asal China membuat asing ketar-ketir. Uni Eropa berencana mengenakan tarif tambahan hingga 35,3% pada produses EV asal China yang menjual produknya di kawasan Eropa. Uni Eropa berdalih langkah itu untuk melindungi produsen EV dalam negeri. Rencana itu menimbulkan polemik dan masih dalam tahap negosiasi lebih lanjut antara pemerintah China dan Eropa. Terbaru, Presiden China Xi Jinping turun gunung dan langsung berbicara ke Kanselir Jerman Olaf Scholz terkait rencana penambahan tarif tersebut. Xi mengungkapkan harapannya bahwa Jerman bisa membantu Uni Eropa dan China untuk menyelesaikan masalah tarif pada produsen EV China sesegera…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Modus penipuan terus berkembang, kali ini melibatkan kode QR yang dikirim melalui surat fisik ke rumah. National Cyber Security Centre (NCSC) di Swiss telah mengeluarkan peringatan skema baru dari para hacker dan penipu yang memanfaatkan layanan pos. Penipuan ini melibatkan surat yang dikirim ke rumah korban. Parahnya, para penipu menggunakan stempel resmi lembaga Meteorologi dan Klimatologi Federal Swiss pada dokumen yang dikirimkan. Sehingga membuat korbannya percaya dengan surat yang mereka terima. Pengirim surat mendesak korban untuk memindai kode QR untuk mengunduh “Aplikasi Peringatan Cuaca Buruk” untuk perangkat Android. Ketika kode QR dipindai, pengguna tidak akan dibawa ke…
Jakarta, Dexpert.co.id – Pertumbuhan industri mobil listrik (EV) membuat banyak perusahaan baru bermunculan. China merupakan salah satu negara yang paling banyak mencetak produsen EV. Kendati begitu, CEO raksasa mobil listrik (EV) Xpeng, He Xiaopeng, terang-terangan mengatakan banyak perusahaan EV asal China yang tak bisa bertahan dalam satu dekade ke depan. “Dari 300 startup [mobil listrik China], hanya 100 yang akan bertahan. Saat ini, kurang dari 50 perusahaan yang mampu eksis. Hanya 40 di antaranya yang benar-benar bisa menjual mobil setiap tahunnya,” kata He kepada The Strait Times, dikutip dari Yahoo Finance, Rabu (20/11/2024). “Menurut saya, hanya ada 7 perusahaan mobil besar…