Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan bahwa selama proses pengajuan investasi Apple ke pemerintah belum rampung, iPhone 16 belum akan dijual di dalam negeri. “Belum [akan dijual],” ujar Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri saat ditemui media di Kantor Kemenperin, Kamis (21/11/2024). Namun, ia menjelaskan nanti akan ada ukuran batas kewajaran dari nilai investasi tersebut, terutama dari aspek berkeadilan. Hal tersebut masih akan dibahas lebih dalam lagi oleh Kemenperin. Ia juga mengingatkan agar ecommerce dan kanal penjualan online lainnya tidak menayangkan iklan penjualan iPhone 16. “Ada nanti ukuran-ukurannya ya. Yang jelas setelah ini kami akan membahas lebih dalam lagi soal kewajaran nilai investasi…

Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa industri dalam negeri sudah mampu menyokong pabrik perakitan smartphone. Oleh karena itu, kesiapan industri tidak bisa dijadikan alasan oleh Apple untuk menolak membuka pabrik iPhone di Indonesia. Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan Indonesia saat ini memang belum punya pabrik semikonduktor, komponen utama perangkat pintar seperti smartphone. Namun, ia menegaskan bahwa sudah banyak industri di Indonesia yang bisa digunakan sebagai pemasok pabrik HP termasuk pabrik iPhone. “Kita punya banyak industri dalam negeri yang bisa membuat itu, yang membantu mereka membuat chargernya, membuat kabelnya, membuat aksesoris yang lain, kalau semikonduktornya memang kita belum bisa. Kalau itu dimasukkan,…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Ternyata, bukan hanya Gunawan Sabdor yang sempat bermasalah gegara iklan judi online. Sebanyak 85 influencer sempat ditahan polisi karena mempromosikan judi online.  Gunawan Sadbor adalah pembuat konten TikTok dari Sukabumi yang mempopulerkan joget Beras Habis Live Solusinya. Ia sempat ditahan polisi karena konten judi online, sebelum dibebaskan dan kini diajak menjadi duta anti judi online. Menurut Kabareskrim Wahyu Widada, sekitar 85 influencer pernah melalui proses hukum terkait judi online. Ini terungkap sejak Desk Pemberantasan Judi Online didirikan pada 4 November 2024 lalu. “Untuk penindakan-penindakan kita yang khusus pada terkait influencer, itu ada beberapa yang sudah kita tindak memang. Yang tersangka yang kita tindak selama berdiri desk…

Read More