Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) disebut tak akan menggantikan peran manusia dalam pekerjaan sehari-hari. Memang, di masa depan bakal banyak pekerjaan yang hilang karena tak lagi relevan. Namun, hal itu bukan gara-gara AI melainkan transformasi digital secara keseluruhan.  Hal tersebut diungkap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo, Semuel A Pangerapan. Menurut dia, AI adalah rangkaian dari teknologi yang digunakan dalam proses transformasi digital. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Lebih lanjut, ia mengatakan hilangnya pekerjaan akan dibarengi dengan terciptanya profesi baru yang sebelumnya belum pernah ada.  Sebagai contoh, pria yang akrab disapa Semmy itu mengatakan ada…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Pemimpin oposisi Thailand Pita Limjaroenrat tampak akan memainkan peran utama dalam dunia politik negara tersebut. Partai Pita, Move Forward Party (MFP), memimpin perolehan suara pemilu, pada Senin (16/5). Ini merupakan prestasi bagi sebuah partai ‘kecil’ yang berhadapan dengan kekuatan militer penguasa. Pita hadir dalam kampanye dengan memanfaatkan masa muda dan energinya untuk menjangkau para pemilih yang kecewa serta mendambakan perubahan. Ia membawa hawa segar setelah delapan tahun pemerintahan didukung oleh militer. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Kita bersama-sama akan menulis ulang sejarah politik Thailand. Pilih MFP, Thailand berubah!” katanya kepada para pendukung pada rapat umum terakhir…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Twitter mengirim surat khusus kepada CEO Microsoft, Satya Nadella. Dalam surat itu, Twitter menuduh Microsoft ‘mencuri’ dan menggunakan data miliknya dengan semena-mena. Sebelum mengirim surat resmi, pemilik Twitter Elon Musk sudah lebih dulu menyerang Microsoft melalui kicauannya yang diunggah bulan lalu. Musk mengatakan Microsoft “secara ilegal” menggunakan data Twitter untuk melatih teknologi kecerdasan buatan (AI). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Dalam surat resminya, dijelaskan pula bahwa Microsoft menolak membayar penggunaan data yang dimaksud.  Lebih lanjut, Twitter juga menuduh Microsoft membagikan datanya ke lembaga pemerintah tanpa izin.  “Microsoft selama ini telah melanggar beberapa ketentuan perjanjian,” tertulis dalam surat tersebut, dikutip dari The New…

Read More