Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan teknologi berstatus unicorn asli Indonesia bertambah satu. Valuasi startup bidang agrobisnis, eFishery, kini sudah melampaui US$ 1 miliar. Perusahaan yang bermarkas di Bandung tersebut berhasil meraih status unicorn dalam ronde pendanaan terbaru perusahaan. Dalam sebuah ronde pendanaan, investor mengucurkan modal ke startup untuk memiliki sejumlah saham. Harga saham dalam putaran investasi terbaru tersebut menjadi dasar dari penetapan valuasi startup. Dealstreet Asia melaporkan bahwa ronde pendanaan terbaru eFishery dipimpin oleh investor yang berbasis di Uni Emirat Arab yang bernama 42XFund. Pemodal lain yang terlibat adalah SoftBank Vision Fund dan Northstar Group. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Pendiri eFishery Gibran Huzaifah menyatakan bahwa putaran pendanaan terbaru ke eFishery belum ditutup. Oleh karena…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – WhatsApp meluncurkan sebuah fitur keamanan baru. Tidak hanya melalui end-to-end encryption, perusahaan menyediakan Chat Lock untuk melindungi dari orang-orang yang ingin mengakses chat langsung dari HP pengguna. Fitur Chat Lock akan menyembunyikan chat-chat yang dipilih dalam satu folder. Untuk membukanya hanya dengan biometrik seperti sidik jari hingga pemindaian wajah. Chat yang masuk akan makin tersembunyi karena WhatsApp tidak akan menampilkan notifikasi seperti biasanya. Chat baru hanya dituliskan sebagai ‘WhatsApp: 1 Pesan Baru’. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT WhatsApp hanya menghadirkan Chat Lock pada chat saja dan tidak berlaku untuk layanan telepon. Selain itu juga hanya…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi perekam layar (screen recorder) yang tersedia resmi di Google Play Store ternyata memata-matai pengguna. Adapun aplikasi yang dimaksud adalah ‘iRecorder – Screen Recorder’ untuk pengguna HP Android. Aplikasi tersebut selama ini dikenal kredibel dan sudah diunduh puluhan ribu orang. Namun, sebuah celah keamanan di Google Play Store membuat aplikasi ini disusupi kode berbahaya yang berisiko menguntit pengguna.  Hal tersebut diungkap peneliti keamanan siber ESET. Ada malware tersembunyi yang terjangkit di dalam aplikasi. ESET pun langsung memberitahu Google. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Aplikasi iRecorder – Screen Recorder pertama kali diluncurkan pada tahun 2021. Aplikasi tersebut selama ini tak memiliki catatan malware, sebelum…

Read More