Jakarta, Dexpert.co.id – Media sosial seperti Instagram mengandalkan algoritma untuk menyajikan konten yang sesuai dengan minat pengguna. Namun, algoritma media sosial kerap membuat pengguna mendapat konten yang itu-itu saja. Pengguna selama ini tak bisa memilih atau mengatur ulang algoritma yang sudah disediakan oleh Instagram. Terbaru, perusahaan media sosial milik Meta itu dilaporkan sedang menguji fitur “Reset Recommendations”, yang memungkinkan pengguna untuk mengatur ulang saran algoritma untuk Feed, Reels, dan Explore. Dengan perubahan tersebut, pengguna dapat mengatur ulang konten yang disarankan dari bagian preferensi konten di pengaturan Instagram. Menurut Meta, hal ini akan memungkinkan pengguna “memulai dari awal” dan memberikan kesempatan untuk menyetel…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – VinFast telah menghadirkan mobil listrik canggih VF e34 dengan mengkombinasikan fitur, harga inklusif, dan nilai kuat. VF e34 pun dibuat dengan baik dan dipercaya bakal memberikan dampak yang signifikan di pasar Indonesia. Kendaraan listrik inovatif ini sendiri menawarkan alternatif menarik bagi konsumen Indonesia dan membuka jalan bagi era pertumbuhan baru bagi merek otomotif Vietnam yang terdaftar di Nasdaq. Ahli otomotif, Tran Huy Dong mengatakan VF e34 adalah pencapaian teknologi yang luar biasa. Menurutnya, sebagai kendaraan listrik perdana, VF e34 menandai tonggak penting yang diciptakan oleh para tenaga ahli dari Vietnam. “Ketika VinFast memperluas jejak globalnya, VF e34…
Jakarta, Dexpert.co.id – Google tertimpa masalah bertubi-tubi. Di Amerika Serikat (AS), Google tengah menghadapi gugatan hukum dari Departemen Kehakiman (DOJ) atas dugaan monopoli pada layanan mesin pencari dan bisnis iklan digital. Sementara itu, di Eropa, Google juga diselidiki Komisi Eropa atas kasus monopoli. Kini, kasus Google meluas dan menular ke India. Badan pengawas persaingan usaha India memerintahkan penyelidikan terhadap Google atas permainan uang riil di platformnya. Penyelidikan tersebut terjadi setelah adanya keluhan dari platform permainan online WinZO yang menyebut Google diskriminatif. Langkah ini menambah masalah regulasi yang harus dihadapi Google di India, di mana Google telah dijatuhi setidaknya dua hukuman sebelumnya karena…