Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Telkomsel kembali menghadirkan program IndonesiaNEXT ke-9 dengan tema #UpskillToInnovate. Program ini berfokus memberdayakan generasi muda Indonesia melalui keterampilan digital terkini, seperti teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). IndonesiaNEXT berupaya menjawab tantangan pendidikan tinggi di Indonesia. Termasuk ketimpangan akses, kesenjangan kualitas, dan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri, sebagaimana dinyatakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono menyatakan, IndonesiaNEXT menawarkan pelatihan dan sertifikasi berbasis teknologi, kerangka pemetaan talenta, hingga kolaborasi dengan universitas dan organisasi internasional, guna mencetak talenta digital siap berkarya dan berdampak. “Melalui IndonesiaNEXT, yang menjadi salah satu wujud penerapan prinsip ESG…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Penipuan melalui saluran telepon sedang marak. Salah satu yang pernah ramai di Indonesia adalah Wangiri fraud atau penipuan Wangiri. Wangiri fraud adalah salah satu modus penipuan melalui panggilan telepon. Penipuan ini pertama kali terjadi di Jepang yang berarti “sekali dering lalu tutup” sekitar tahun 2000 dan sempat viral di Indonesia pada tahun 2018. Mengutip CNNIndonesia, saat ini, modus penipuan ini juga masih sering ditemukan. Jika korban terpancing dan menelpon balik nomor tersebut, pulsa otomatis akan tersedot. Penipu menggunakan perangkat otomatis untuk melakukan panggilan singkat ke sejumlah besar nomor acak. Panggilan ini sengaja dibiarkan tidak terjawab, hanya meninggalkan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Semakin banyak modus penipuan melalui ponsel andorid. Modus tersebut terjadi usai pengguna menginstal Android atau file Android Package Kit (APK). Ada banyak jenis APK yang kerap kali dikirimkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui para korban atau dikenal sebagai phising, seperti resi paket dan undangan pernikahan. Sebanyak 15 aplikasi yang tersedia di toko aplikasi Google Play Store ternyata berbahaya dan bisa menguras rekening sampai ludes. Berdasarkan laporan terbaru dari firma keamanan siber McAfee, banyak aplikasi pinjaman online (pinjol) palsu yang beredar dan diminati pengguna HP Android. Secara total, 15 aplikasi berbahaya itu sudah diinstal sebanyak 8 juta…

Read More