Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan dampak dari perubahan iklim yang saat ini juga menjadi topik yang menghiasi pemberitaan media dan perbincangan di berbagai platform media sosial tahun ini. Apalagi, tahun ini cuaca ekstrem dan fenomena iklim melanda negara-negara di berbagai belahan bumi. Mulai dari hujan disertai banjir bandang, kekeringan dan suhu panas ekstrem, angin puting beliung, polusi udara yang semakin memburuk, hingga semakin cepatnya siklus iklim dan cuaca. Skenario Terburuk ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan skenario terburuk yang tengah mengancam dunia, termasuk Indonesia. Yaitu, krisis pangan, yang kemudian…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Anggota parlemen AS dari Partai Republik pada Jumat, (12/4/2024) mengkritik pemerintahan Biden setelah raksasa peralatan telekomunikasi Tiongkok, Huawei, meluncurkan laptop yang ditenagai oleh chip kecerdasan buatan Intel minggu ini. Amerika Serikat memasukkan Huawei ke dalam daftar pembatasan perdagangan pada tahun 2019 karena melanggar sanksi terhadap Iran, yang merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menghambat kemajuan teknologi Beijing. Melansir Channel News Asia, Penempatan dalam daftar berarti pemasok perusahaan harus mencari izin khusus yang sulit diperoleh sebelum mengirimkannya ke sana. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Salah satu lisensi tersebut, yang dikeluarkan oleh pemerintahan Trump, mengizinkan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan Korps Garda Revolusi Islam terhadap Israel, Sabtu (13/4/2024). Guterres pun menyerukan penghentian permusuhan di antara kedua negara, Iran dan Israel, yang telah lama menjadi musuh bebuyutan. “Saya mengutuk keras eskalasi serius yang ditunjukkan oleh serangan besar-besaran yang dilancarkan Republik Islam Iran terhadap Israel malam ini. Saya menyerukan penghentian segera permusuhan ini,” ungkap Guterres, dikutip Minggu (15/4/2024) ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Guterres menyatakan sangat khawatir mengenai bahaya nyata dari eskalasi yang menghancurkan di seluruh kawasan. Menurutnya, dunia sudah tidak mampu lagi menampung perang di dalamnya. “Saya…

Read More