Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk dilaporkan telah tiba di Beijing, China. Dia melakukan “kunjungan mendadak” ke pabrik terbesar kedua Tesla serta bertemu dengan pejabat senior, Minggu (28/4/2024). Kunjungan Musk ke China ini dilakukan secara diam-diam alias tidak diumumkan secara terbuka. Selain dari sumber anonim, kunjungan ini diketahui dari aplikasi pelacakan penerbangan China, Flight Manager yang mendeteksi jet pribadi Gulfstream dengan nomor N272BG mendarat di Bandara Ibu Kota Beijing, Minggu (28/4/2024) pukul 06.03 waktu setempat. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Adapun, kunjungan ini dilakukan lebih dari seminggu setelah ia membatalkan rencana kunjungan ke India untuk bertemu dengan Perdana Menteri…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Peneliti dari Trend Micro melaporkan telah menemukan 17 aplikasi berbahaya yang digolongkan sebagai dropper dan disebut DawDropper. Seluruh aplikasi ‘nakal’ tersebut tergolong sebagai dropper karena mereka baru mengunduh malware berbahaya setelah diinstal pada perangkat untuk menghindari deteksi Google Play Protect. Setelah diinstal di ponsel, barulah aplikasi-aplikasi ini mengunduh malware berbahaya seperti Octo (Coper), Hydra, Ermac, dan TeaBot. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Munculnya malware berbahaya tersebut bisa terjadi karena kebiasaan pengguna yang kerap mengunduh aplikasi berbahaya. Akibatnya, data diri hingga rekening yang terdapat di ponsel dapat terancam. Terlebih, cara bekerja aplikasi berbahaya ini menyamar sebagai…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Aktivis pembela konsumen asal Inggris Justin Gutmann membuktikan akal bulus Apple supaya iPhone laku dijual setiap tahun oleh konsumen Inggris. Hal ini terbukti dari pengadilan yang memenangkan gugatan Justin yang mengatasnamakan sekitar 4 juta pengguna iPhone di Inggris. Pihak Apple dilaporkan kalah dalam upaya untuk memblokir gugatan massal tersebut. Gugatan itu menuduh Apple menyembunyikan baterai yang rusak di jutaan iPhone. Mengutip Reuters, Gutmann menuntut ganti rugi dari Apple atas nama mereka hingga 1,6 miliar pound (Rp 30 triliun) ditambah bunga, dengan kisaran klaim adalah 853 juta pound. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Pengacara sang pelapor…

Read More