Jakarta, Dexpert.co.id – Sektor keuangan disebut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai salah satu industri yang paling rentan terhadap kejahatan siber dengan serangan ransomware sebagai ancaman terbesar. Sementara Director Growth Account ADVANCE.AI, Fuenny Liwang menyebutkan transformasi teknologi yang mendorong percepatan perkembangan ekonomi digital RI turut juga berdampak pada tingginya ancaman keamanan siber. Beragam penipuan di industri keuangan yang berbasis teknologi informasi terus berkembang salah satunya melalui kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menghadapi berbagai ancaman keamanan siber ini, ADVANCE.AI sebagai perusahaan big data dan AI terkemuka menghadirkan produk layanan transformasi digital, pencegahan penipuan, dan otomatisasi proses bagi para klien…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Sektor keuangan disebut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai salah satu industri yang paling rentan terhadap kejahatan siber dengan serangan ransomware sebagai ancaman terbesar. Sementara Director Growth Account ADVANCE.AI, Fuenny Liwang menyebutkan transformasi teknologi yang mendorong percepatan perkembangan ekonomi digital RI turut juga berdampak pada tingginya ancaman keamanan siber. Beragam penipuan di industri keuangan yang berbasis teknologi informasi terus berkembang salah satunya melalui kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menghadapi berbagai ancaman keamanan siber ini, ADVANCE.AI sebagai perusahaan big data dan AI terkemuka menghadirkan produk layanan transformasi digital, pencegahan penipuan, dan otomatisasi proses bagi para klien…
Jakarta, Dexpert.co.id – Penipuan online di industri keuangan terus terjadi. Bahkan sepanjang tahun lalu serangan trojan mobile banking yang menuju pengguna HP Android mencapai 32%. “Uang selalu menjadi magnet bagi penjahat siber, dan sebagian besar serangan malware bermotif finansial. Lonjakan malware seluler yang terjadi tahun lalu menyoroti tren kejahatan dunia maya yang mengkhawatirkan. Dengan munculnya jenis malware baru yang semakin canggih, para penyerang mengembangkan taktik mereka untuk menargetkan perangkat seluler dengan lebih agresif,” Igor Golovin selaku pakar keamanan di Kaspersky, dikutip dari keterangan resminya, Rabu (8/5/2024). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Laporan Kaspersky menyebutkan serangan terbanyak menggunakan Bian.H…