Jakarta, Dexpert.co.id – Peruri bakal mengemban peran baru sebagai pengembang dan pengelola aplikasi terintegrasi pemerintah RI, yaitu INA Digital yang baru diluncurkan Presiden Jokowi. Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan alasan penunjukan Peruri dipilih sebagai GovTech Indonesia, yaitu pengelola infrastruktur digital dan aplikasi pemerintah RI. “Bapak Presiden … telah memberikan amanah kepada kami [lewat Peruri] untuk bisa menjalankan penugasan pemerintah sebagai penyelenggara aplikasi SPBE Prioritas, yaitu Govtech guna mengakselerasi transformasi digital dan pelayanan public pemerintah yang terpadu, solutif, dan transparan” ujar Erick, Senin (27/5/2024). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Semua program-program yang Bapak [Jokowi] luncurkan sebagai pemimpin negara bisa tepat sasaran dan tidak perlu pertanyakan dan diperdebatkan lagi di…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Undang-Undang Pasar Digital atau Digital Markets Act (DMA) yang diberlakukan Uni Eropa akan memaksa Google merombak layanan mesin pencarinya. DMA berlaku bagi platform internet ‘penjaga gawang’ (gatekeeper), termasuk Google, yang dinilai memonopoli industri. Esensi dari DMA adalah menciptakan persaingan industri yang lebih sehat. Selain itu, masyarakat diharapkan bisa memiliki opsi yang lebih beragam, dan mendapat pengalaman layanan yang lebih baik. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Kendati demikian, sektor penerbangan, hotel, dan pengecer menyuarakan kekhawatiran bahwa penyesuaian pada mesin pencari Google bisa merugikan pendapatan mereka. Secara kolektif, para pengusaha menulis surat bersama yang ditujukan ke Kepala Antimonopolu UE Margrethe Vestager…
Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk sekali lagi menegaskan bahwa kecerdasan buatan atau AI akan menggantikan peran manusia.Ia memberikan pandangannya di konferensi Viva Technology, Paris, tentang bagaimana masa depan manusia di tengah kemajuan teknologi.Dalam konferensi itu Musk ditanya apakah dia khawatir akan kehilangan pekerjaannya karena AI, dan apa yang akan dia lakukan jika hal itu terjadi.Seperti diketahui, miliarder itu memegang beberapa peran sebagai CEO Tesla, SpaceX dan Neuralink, serta pemilik platform media sosial X.”Mungkin tidak ada di antara kita yang akan memiliki pekerjaan,” jawab Musk, dikutip dari NYPost, Senin (27/5/2024). “Akan ada pendapatan tinggi universal, dan bukan pendapatan dasar universal. Tidak akan…