Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Startup mesin pencari ‘pengganti’ Google, Perplexity, makin ramai dilirik pengguna usai merilis fitur canggih Pages. Namun, baru-baru ini Perplexity diprotes karena tuduhan menyalahgunakan konten dari perusahaan media. Layanan mesin pencari berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) itu disebut melakukan plagiarisme dari salah satu artikel buatan Forbes, yakni laporan investigasi perusahaan drone milik mantan CEO Google Eric Schmidt. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Beberapa karyawan dan petinggi Forbes mengkritik Perplexity dan sang CEO Aravind Srinivas melalui platform X. Pasalnya, berita buatan AI di mesin pencari Perplexity yang diduga diambil dari Forbes tak mencantumkan kreator aslinya. Hal ini…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id -Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan pengembangan artificial intelligence memerlukan sejumlah regulasi. Meski demikian, regulasi mengenai sektor ini harus dibuat sangat hati-hati dan tidak mengekang. Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja, Deputi IV Kemenko Perekonomian, Chairul Saleh mengatakan sejauh ini baru ada Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial. Menurutnya, masih sedikitnya aturan mengenai AI karena pemerintah berpandangan pengembangan sektor ini tak boleh terlalu dikekang. “Kami mengaturnya harus hati-hati, karena kalau aturan terlalu restrict akan membatasi inovasinya dan tidak bisa tumbuh,” kata Chairul dalam diskusi di kantornya, dikutip Kamis, (13/6/2024). ADVERTISEMENT …

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Situasi internal Tesla sedang genting. Akarnya adalah perpecahan di antara pemegang saham terkait paket gaji CEO Elon Musk senilai US$ 44,9 miliar atau setara Rp 731 triliun. Mussk mengancam jika paket gaji itu tak disetujui, dia akan membawa riset kecerdasan buatan (AI) di Tesla ke perusahaannya yang lain. Atau, kemungkinan terburuknya ia akan cabut dari Tesla, dikutip dari AP, Kamis (13/6/2024). ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Pada Januari lalu, hakim Delaware menolak izin untuk kompensasi paket gaji ke Musk yang mulanya diajukan sebesar US$ 56 miliar. Kala itu Musk ngamuk dan mengancam akan memindahkan pendirian…

Read More