Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk terus mendorong masyarakat punya banyak bayi dalam banyak kesempatan. Itu juga yang menjadi alasan dirinya punya anak hingga 12 orang. Dorongan itu juga sempat diutarakan dalam sebuah kesempatan pada 2021 lalu. Menurutnya jumlah orang yang ada sekarang tidak cukup. “Jumlahnya tidak cukup. Saya rasa tidak pernah cukup menekankannya, jumlah manusia tidak cukup,” ucapnya dalam sebuah acara Wall Street Journal saat itu. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Bahkan juga muncul tren banyak orang yang memutuskan tidak ingin memiliki anak. Salah satu alasannya adalah kekhawatiran adanya perubahan iklim serta kesenjangan. Mengutip CNBC Internasional, Selasa (25/6/2024),…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Operator seluler di Amerika Serikat meminta platform digital seperti Google, Facebook, dan TikTok membayar biaya membangun BTS. CEO AT&T John Stankey mengatakan bahwa Kongres harus memberikan wewenang kepada Komisi Komunikasi Federal untuk mewajibkan perusahaan-perusahaan raksasa teknologi berkontribusi pada dana pemerintah yang mensubsidi akses ke layanan telekomunikasi dan broadband. Berdasarkan undang-undang yang berlaku saat ini, biaya dipungut dari pelanggan telepon seluler dan telepon rumah untuk mendukung Dana Layanan Universal (USO), yang menghabiskan sekitar US$ 8 miliar per tahun yang hampir seluruhnya dikumpulkan dari biaya tambahan tagihan telepon. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT “Tujuh perusahaan terbesar dan…
Jakarta, CNBC Indonesia – Investor teknologi raksasa Prosus sudah merelakan uang yang mereka tanam di startup India, Byju. Perusahaan edutech yang sempat jadi multi-decacorn US$ 22 miliar (Rp 360 triliun) tersebut kini sahamnya dihargai nol. Prosus adalah salah satu investor paling besar di Byju dengan kepemilikan mencapai 9,6 persen. Saham Prosus di Byju tersebut nilainya sempat mencapai US$ 2,1 miliar (Rp 34 triliun) saat valuasi Byju membubung di Rp 360 triliun. Dalam laporan kuartalannya yang baru dirilis, Prosus menyatakan saham mereka di Byju sekarang berharga nol karena penurunan nilainya bagi pemodal ekuitas. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Namun, Tech Crunch melaporkan bahwa Chief Investment Officer Prosus Ervin Tu masih punya harapan Byju bisa bangkit dari keterpurukan…